Negara Hukum

Posted: June 5, 2013 in State Ideology

NEGARA HUKUM

A. Pengertian Negara Hukum
Pengertian negara hukum atau rechstaat secara umum adalah negara yang penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya didasarkan atas hukum (everything must be done according to law). Dalam negara hukum, kekuasaan menjalankan pemerintahan berdasarkan kedaulatan hukum (supremasi hukum.
Negara Hukum secara khusus adalah negara yang menjadikan hukum sebagai kekuasaan tertinggi. Salah satu contoh negara hukum adalah Negara Indonesia , buktinya kita dapat melihat dalam penjelasan UUD 1945 dalam perubahan UUD 1945 telah diangkat dalam UUD pasal 1 ayat 3 berbunyi seperti berikut : “negara indonesia adalah negara hukum”. Konsekuensi ketentuan ini adalah bahwa setia sikap, kebijakan, dan perilaku alat negara dan penduduk harus berdasar dan sesuai hukum. Bahkan, ketentuan ini untuk mencegah terjadi kesewenang-wenangan dan arogansi kekuasaan, baik yang dilakukan alat negara maupun penduduk.
Menurut kelompok kami negara hukum adalah negara yang menjadikan hukum sebagai kekuasaan tertinggi, yang berlandaskan Undang-Undang Dasar dan bertujuan untuk mengatur negara sehingga terciptalah hak-hak persamaan antara semua warga negara.
Dalam negara hukum, hukum lah yang memegang komando tertinggi dalam penyelenggaraan negara. Sesungguhnya, yang memimpin dalam penyelenggaraan negara adalah hukum itu sendiri, sesuai dengan prinsip “the rule of law, And not of man” yang sejalan dengan pengertian “nomocratie” yaitu kekuasaan yang dijalankan oleh hukum atau “nomos” .
Hukum tidak boleh dibuat, ditetapkan, ditafsirkan dan ditegakkan oleh tangan besi berdasarkan kekuasaan belaka “machtssaat”. Prinsip negara hukum tidak boleh ditegakkan dengan mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi yang diatur oleh undang-undang dasar. Oleh karena itu, perlu ditegaskan pula bahwa kedaulatan berada ditangan rakyat yang diberlakukan menurut undang-undang dasar (konstitutional democracy) yang diimbangi dengan penegasan bahwa negara indonesia adalah negara hukum yang berkedaulatan rakyat atau demokratis (Democratische rechtsstaat).

B. Macam-macam Negara Hukum
1. Negara Hukum Formal (Demokrasi Abad XIX)
Negara hukum formal adalah segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yang secara formal tercantum dalam perundang-undangan. Negara tidak campur tangan secara banyak terhadap urusan dan kepentingan warga negara. Urusan ekonomi diserahkan kepada warga dengan dalil laissez faire,laissez aller artinya warga dibiarkan mengurus kepentingan ekonominya sendiri maka dengan sendirinya perekonomian negara akan sehat.
2. Negara Hukum material (Demokrasi Abad XX).
Negara yang tidak hanya mendasarkan segala tindakannya pada peraturan perundang-undangan, tetapi juga menyelenggarakan kesejahteraan umum. Pemerintah diberi Freies Ermessen, yaitu kemerdekaan yang dimiliki pemerintah untuk turut serta dalam kehidupan ekonomi sosial dan keleluasaan untuk tidak terikat pada produk legislasi parlemen.
Konsep negara material, pemerintah (eksekutif) bahkan bisa memiliki kewenangan legislatif dalam hal :
1. Adanya hak inisiatif yaitu hak untuk mengajukan RUU tanpa terlebih dahulu ada persetujuan parlemen terlebih dahulu.
2. Hak delegasi yaitu hak membuat peraturan perundangan dibawah UU.
3. Droit ermessen yaitu menafsirkan sendiri aturan-aturan yang masih enunsiatif.

C. Unsur-Unsur Negara Hukum
Unsur-Unsur Negara Hukum menurut (rechtsstaat) antara lain
1. Perlindungan hak-hak asasi manusia
2. Pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak-hak itu.
3. Pemerintahan berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan
4. Peradilan administrasi dalam perselisihan
Unsur-unsur Negara Hukum menurut A.V.Dicey “Rule of Law”
1. Supermasi aturan-aturan hukum (supermasi of the law), yaitu tidak adanya kekuasaan sewenang-wenang (absence of arbitary power), dalam arti bahwa seseorang hanya boleh dihukum apabila ia melanggar hukum.
2. Kedudukan yang sama dalam menghadapi hukum (equality before the law). Dalil ini berlaku baik untuk orang biasa maupun pejabat.
3. Terjaminnya hak-hak manusia oleh undang-undang (dinegara lain oleh undang-undang dasar) serta keputusan-keputusan pengadilan.
Dalam perkembangannya konsepsi negara hukum tersebut kemudian mengalami penyempurnaan, yang secara umum dapat dilihat di antaranya;
1. Sistem pemerintahan negara yang didasarkan atas kedaulatan rakyat.
2. Bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya harus berdasar atas hukum atau peraturan perundang-undangan.
3. Adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia.
4. Adanya pembagian kekuasaan dalam negara.
5. Adanya pengawasan dari badan-badan peradilan yang bebas dan mandiri, fdalam arti lembaga peradilan tersebut benar-benar tidak benar-benar dan tidak berada dibawah pengaruh Eksekutif.
6. Adanya peran yang nyata dari anggota-anggota masyarakat atau warga negara untuk turut serta mengawasi perbuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah.
7. Adanya sistem perekonomian yang dapat menjamin pembagian yang merata sumber daya yang diperlukan bagi kremakmuran warga negara.

D. Ciri-ciri Negara Hukum
1. Mempunyai pengakuan dan perlindungan atas Hak Asasi Manusia (HAM).
2. Adanya undang-undang dasar atas konstitusi yang memuat ketentuan tertulis tentang hubungan antara penguasan dan rakyat.
3. Kekuasaan dijalankan sesuai dengan hukum positif yang berlaku.
4. Kegiatan negara berada dibawah kontrol kekuasaan kehakiman yang efektif.
5. Adanya pembagian kekuasaan negara.
Ciri-diri diatas menunjukkan bahwa ide sentral negara hukum adalah pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia yang bertumpu pada prinsip kebebasan dan persamaan. Adanya undang-undang dasar akan memberikan jaminan konstitusional terhadap asas kebebasan dan persamaan. Adanya pembagian kekuasaan untuk menghindari penumpukan kekuasaan dalam satu tangan yang sangat cenderung pada penyalagunaan kekuasaan.

E. Prinsip-prinsip Negara Hukum
1. Asas Legalitas
Pembatasan kebebasan warga negara (oleh pemerintah) harus ditemukan dasarnya dalam undang-undang yang merupakan peraturan umum. Undang-undang secara umum harus memberikan jaminan (terhadap warga negara) dari tindakan (pemerintah) yang sewenang-wenang, kolusi, dan berbagai jenis tindakan yang tidak benar. Pelaksanaan wewenang oleh organ pemerintahan harus ditemukan dasarnya pada undang-undang tertulis(undang-undang formal). Tujuan dari asas legalitas mengehendaki agar setiap tindakan badan atau pejabat berdasarkan undang-undang sebab tanpa undang-undang, badan atau pejabat negara tidak berwenang melakukan suatu tindakan yang dapat mengubah atau mempengaruhi keadaan hukum.
2. Perlindungan Hak-Hak Asasi.
3. Pemerintah terikat pada hukum.
4. Monopoli paksaan pemerintah untuk menjamin penegakan hukum. Hukum harus dapat ditegakkan ketika hukum itu dilanggar. Pemerintah harus menjamin bahwa ditengah masyarakat terdapat instrumen yuridis penegakkan hukum. Pemerintah dapat memaksa seseorang yang melanggar hukum melalui sistem peradilan negara. Memaksakan hukum publik secara prinsip merupakan tugas pemerintah.
5. Pengawasan oleh hakim yang merdeka. Superioritas hukum tidak dapat di tampilkan jika aturan-aturan hukum hanya dilaksanakan organ tertentu. Oleh karena itu, dengan setiap negara hukum diperlukan pengawasan oleh hakim yang merdeka.

F. Hukum Negara dipandang dalam segi politik
1. Moral Politik
a.Kepastian hukum
b.Tuntunan perlakuan yang sama
c.Legitimasi demokratis
d.Tuntunan akal budi
2. Ilmu Politik
a.Kekuasaan dijalankan sesuai dengan hukum positif yang berlaku.
b.Kegiatan negara berada dibawah kontrol kekuasaan kehakiman yang efektif.
c.Berdasarkan undang-undang dasar yang menjamin hak-hak asazi manusia.
d.Menurut pembagian kekuasaan.

G. Tujuan Negara Hukum
Seperti kita ketahui bahwa masalah negara hukum pada hakikatnya tidak lain daripada persoalan tentang kekuasaan. Ada dua sentra kekuasaan. Di satu pihak terdapat negara dengan kekuasaan yang menjadi syarat mutlak untuk dapatmemerintah. Di lain pihak nampak rakyat yang diperintah segan melepaskan segala kekuasaannya. Kita menyaksikan bahwa apabila penguasa di suatu negara hanya bertujuan untuk memperoleh kekuasaan sebesar-besarnya tanpa menghiraukan kebebasan rakyatnya, maka lenyaplah negara hukum. Dengan demikian nyatalah betapa penting tujuan suatu negara dalam kaitannya dengan persoalan kita. Menurut Van Apeldoorn tujuan hukum ialah mengatur tata tertib masyarakat secara damai dan adil. Perdamaian diantara manusia dipertahankan oleh hukum dengan melindungi kepentingan-kepentingan manusia tertentu,kehormatan, kemerdekaan, jiwa, harta dan sebagainya terhadap yang merugikannya. Kepentingan dari perorangan dan kepentingan golongan manusia selalu bertentangan satu sama lain.Pertentangan kepentingan selalu menyebabkan pertikaian. Bahkan peperangan antara semua orang melawan semua orang.Hukum mempertahankan perdamaian dengan menimbang kepentingan yang bertentangan secara teliti dan mengadakan keseimbangan diantaranya karena hukum hanya dapat mencapai tujuan (mengatur pergaulan hidup secara damai) jika ia menuju peraturan yang adil. Artinya, peraturan yang mengandung keseimbangan antara kepentingan-kepentingan yang dilindungi sehingga setiap orang memperoleh sebanyak mungkin yang menjadi bagiannya.
Disamping itu salah satu tujuan hukum adalah memperoleh setinggi-tingginya kepastian hukum (rechtzeker heid ). Kepastian hukum menjadi makin dianggap penting bila dikaitkan dengan ajaran negara berdasar atas hukum.Telah menjadi pengetahuan klasik dalam ilmu hukum bahwa hukum tertulis dipandang lebih menjamin kepastian hukum dibandingkan dengan hukum tidak tertulis.
Serta terciptanya kegiatan kenegaraan, pemerintahan, dan kemasyarakatan yang bertumpu pada keadilan, kedamaian, dan kemanfaatan atau kebermaknaan.

Advertisements

Pick up at airport

Posted: May 15, 2013 in Speaking

Pick up at airport

Yudi: angga, how have you been??
Angga: it’s never been better, and you??
Yudi: me too
are you free tomorrow morning?
Angga : yes, what happpen?
Yudi : could you pick up my brother at airport tomorrow morning?
Angga: what time?
Yudi: at 08.00 am
Angga: what does your brother look like?
Yudi : my brother has black hair and pointed nose.
Angga: about how tall is he?
Yudi: he is 175 cm.
His is about early twenty.
Angga: what special’s features?
Yudi: he is wearing glasses and watches.
Angga: okay , i will pick up your brother .
Yudi : thank you before.
Angga : your are welcome

Tomorrow morning at airport
Angga is waiting daniel.
Suddenly……
Angga meet daniel .

Angga :hi, good morning. ( shake hand)
Daniel: good morning.
Angga: you must be daniel
Daniel: yes, where do you know?
Angga: your brother had told me about you.
i’m angga by the way
Daniel: nice to meet you angga.
Angga: nice to meet you too, how was your flight?
Daniel: just like usual, nothing special, but i was so bored to wait for delay of flight
Angga: you must be tired, can i help you with your bag?
Daniel: oh yes, i’m so thanksful.
Angga: hmmm it is oke.
Shall we catch a taxi, or would you like to freshen up first?
Daniel: i am going to go home.
Angga: oke , if so let’s go home.

Finnaly daniel and angga go home .

Speaking

Posted: January 28, 2013 in Speaking

Speaking adalah mata pelajaran yang mengajarkan kami cara berbicara bahasa inggris dengan baik dan benar. Dalam speaking tidak hanya dituntut untuk lancar berbicara bahasa inggris, tetapi harus benar, fasih dan sesuai dengan apa yang semestinya. Kami juga diajarkan bagaimana cara drama, percakapan, untuk menannyakan jalan dan lain-lain. Ternyata untuk drama atau percakapan dalam bahasa inggris itu sangat sulit dilakukan. tetapi bila kita mau belajar terus menerus-nerus maka itu semua akan mudah. Akan tetapi bagi pemula sangat sulit untuk berbicara dalam bahasa inggris, tetapi seiring waktu itu semua akan mudah dan mengalir seperti air. bak kata pepatah “Ala Bisa Karna Biasa”.

speaking

Posted: January 28, 2013 in Speaking

example for asking and giving direction

which way is the post office
daniel : excuse me Sir i’m tourist in here, can you help me?
angga : yes, I can. what can i do for You?
daniel : is the post office nearby?
angga : yes, there is one on pulo gadung street
daniel : could you tell me how I can get to there?
angga : certainly as you get out this building please turn left and then go straight until you come to t-junction , did you get it?
daniel : yes i got it
angga : after that turn right and go up the street. the post office will be on your right , between parking and christian uversity of indonesia. you won’t miss it!
daniel : ok ,thanks for your information.
angga : you’re welcome.

Komputer

Posted: January 26, 2013 in komputer

Microsoft Word 2007
1. Mailmarge = penggabungan dua buah file baik file data maupun file surat.
2.Langkah-langkah mailmarge
a. Click mailings
b. Start mailmarge
c. Click letters
d. Click select recipents
e. Type new list
f. Muncul new address list, click customize colums->customize
g. Cara mengahfus field, letakkan cursor di title lalu delete
h. Lalu masukkan yang baru, click add.

Listening

Posted: January 26, 2013 in Listenig

Hal-hal yang harus kita lakukan pada saat listening, antara lain;
1. Mendengarkan dengan seksama apa yang pembicara sampaikan.
2. Berusaha untuk mengerti apa yang disampaikan pembicara.
3. Bagi yang sedang mendengarkan pembicaraan dalam bahasa inggris, hendaknya kita mengerti banyak vocabulary(kosakata).
4. Tidak berbicara dengan orang lain.
5. Jika kita tidak memahami sebagian kalimat yang disampaikan pembicara hendaknya jangan panik dan bertanya-tanya kepada orang yang ada disamping kita, sebab itu dapat membuat semua kalimat yang disampaikan pembicara menjadi tidak dimengerti. Yanhg perlu kita lakukan ialah terus mendengarkan lanjutan dari kalimat tersebut.
6. Yang paling penting kita selalu konsentrasi dalam listening.

Hal-hal yang bisa kita lakukan untuk lebih mengerti apa itu listening, antara lain;
1. Berlatih berulang-ulang.
2. Banyak kosakata dalam bahasa inggris.
3. Banyak mendengarkan musik bahasa inggris.

Hal-hal yang dapat mengganggu kita dalam listening, antara lain;
1. Suara berisik, baik dari dalam/luar ruangan, contohnya suara orang, hujan, mobil, motor dan suara-suara yang dapat mengacaukan konsentrasi.
2. Kurangnya pemahaman tentang apa yang sedang disampaikan oleh pembicara.

Listening

Posted: January 26, 2013 in Listenig

“Hearing” and “Listening”;

“hearing” adalah mendengar yang bersifat fisik, artinya ada suara yang terdengar oleh telinga, namun tidak dicerna oleh pikiran, jadi apa-apa yang terdengar bersifat angin lalu, tidak berkesan. Seperti kita kuliah di prodi bahasa inggris, kita sering mendengar orang-orang brbicara bahasa inggris tetapi kita tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. sedangkan,
“Listening” melibatkan usaha-usaha aktif dari pikiran dan perhatian penuh atas apa yang kita dengar melalui telinga. contoh seperti mendengarkan musik, mendengar percakapan dalam bahsa inggris. Dan kita berusaha untuk menangkap/memahami apa yang kita dengar, kemudian kita bisa menulis nya kedalam sebuah kalimat.

Integrated

Posted: January 26, 2013 in Integrated

Pharasal verbs with pay

A. Pay back
1. To pay someone money that is owed (bayar utang).
Example; I always pay you back when I borrow your money
2. To get revenge for something (balas dendam).
Example; Hannah finally paid her brother back for a joke he had played on her ten years earlier.

B. Pay Down
1. To pay money in order to decrease a debt (bayar cicilan)
Example; It takes a long time to pay down the interest on credit card debt.
2. To pay a portion of the total price at the time of a purchase and to agree to pay the rest in installments(Bayar DP).
“Note*{Pay down same with put down}”.
Example; we’ll have to pay $1500 down on a new car and then make payments for five years.

C. Pay Off
1. To pay a debt in full (bayar lunas).
Example; Tom paid off his student loans after 15 years.
2. To bribe some one (nyogok/menyuap).
Example; Mr. Jhon is paying off the building inspectors so they overlook the violations they find.

D. Pay Out
1. To distribute money or wages (bayar gaji/upah).
Example; Your insurance plan will pay out if you are injured on the job.

E. Pay Up
1. To pay money owed as for a bet or bill (bayar tagihan/taruhan).
Example; ok, you lost,so you must pay up

Reading

Posted: January 26, 2013 in Reading

“Basic and Critical of Reading Skill”

A. Basic of reading are:
1. Getting the meaning of words (contextual clues and word analysis)
2. Sentence comprehension
3. Identifyng the topic and the mean idea
4. Determining functions of sentence in paragraph
5. Determining types of paragraph
6. Refences and connectives
7. Understanding tables and graps
8. Scanning
9. Skimming
10. Identifyng the subject and the general though/thesis/article
11. Determining functions the paragraph
12. Summarizing.

B. Crtical of reading skill are:
1. Distinguishing fact from opinion
2. Interprecting connoctation of words
3. Detecting propaganda
4. Recognizing statistical slips
5. Discovering the author’s point of view
6. Making inferences

Reading

Posted: January 26, 2013 in Reading

What is reading?
Reading an interaction between reader and writer through text to communicates messege,facts,and feeling.